Diawal bulan Maret 2020,sekolah mulai diliburkan untuk memghindari penyebaran covid 19. Ini adalah waktu untuk para pendidik terpaksa memutar akal pikiran agar pembelajaran tetap berjalan meskipun jarak jauh.
Masa Pandemik ini memaksa para guru untuk memberikan usaha yang ekstra keras dan ekstra cerdas, sehingga pembelajaran dapat terus berlangsung. Kompetensi guru salam menggunakan teknologi sebagai mendia pendukung proses belajar mengajar sangat krusial. (Nadiem Makarim, saat pembukaan kuliah umum PembaTIK level 4)
Penulis pun juga merasa demikian. Karena merasa penguasaan teknologi masih kurang, maka Penulis mencari cara untuk meningkatkan literasi digital dengan mengikuti pelatihan yang terkait.
Berbekal niatan itulah akhirnya blogger mendaftar di pelatihan pembaTIK (pembelajaran berbasis TIK) yang ditaja oleh Pusdatin (dahulu Kominfo).
Tahap demi tahap dilewati hingga akhirnya lulus di level 3. Perjuangan keras melewati tahap demi tahap Penulis lewati bukan tanpa tantangan. Pada level 1 tantangannya adalah memahami empat modul dalam satu hari menjelang ujian. Karena Penulis lupa akan hari ujian sebelumnya, maka dengan modal ketekunan sehari ngebut mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian keesekoan harinya.dan puji Tuhan dapat lulus walaupun dengan nilai pas pasan lebih sedikit, yakni 73. Sementara nilai ketuntasan minimum adalah 70. Naik di level 2, (level implementasi) Penulis mendapat pengalaman dan ilmu baru. Inilah kali pertama membuat vlog atau video. Hasilnya memang penuh kekurangan sana sini, namun Penulis merasa ilmu yang bermanfaat dan mendukung, sehingga setelah memproduksi video pertama tersebut, Penulis mulai membuat video pembelajaran sendiri untuk media pembelajaran.
Terus berlanjut ke level 3, ternyata ilmu yang Penulis dapatkan jauh lebih banyak. Ada fitur fitur dalam portal Rumah Belajar yang dapat membantu dalam proses belajar mengajar. Klik Disini untuk menuju Portal Rumah Belajar. Ada juga ilmu untuk membuat Media Pembelajaran Interaktif (MPI). Serta sederet ilmu bermanfaat lainnya dari modul yang diberikan.
Setelah menunggu beberapa bulan sejak ujian terakhir level 3, akhirnya pengumuman kelulusan pun didapatkan. Ada rasa bahagia karena mengingat perjuangan saat proses pelatihan daring tersebut terasa berat. Berat karena tugas membuat membuat media dan empat modul yang harus dikuasai untuk menghadapi ujian akhir,itu semua dilakukan disela sela kesibukan pembelajaran jarak jauh (daring) karena wabah covid 19.
Semoga level terakhir ini adalah tempat yang tepat untuk semakin meningkatkan kapabilitas pendidik di zaman milenial ini.
Mantap buk๐๐
BalasHapusMaju terus pendidikan Indonesia meskipun ditengah wabah,semangat!
HapusAamiin. Selalu memandang hal yg positif positif ya buk mantap๐
BalasHapusKeep spirit mam Ruth
BalasHapusyups,tetap semangat meskipun ditengah wabah ya
HapusSemangat bu.. ๐ช๐
BalasHapusSiap! demi pendidikan Indonesia ya bu,tetap semangat!
HapusGood job..miss ruth!!
BalasHapusthank you pak guru
Hapus