Mau Tahu Kiat Menjadi Penulis Best Seller? Yuk Simak!

 


Mau Jadi Penulis Yang Sukses? Gampang, Yuk Simak Ilmu dari mbak Asma Nadia (penulis best seller)

Risalah Kuliah Umum PembaTIK Level 4 Tahun 2020

Menulis sebuah novel tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Adalah suatu keniscayaan bahwa suatu karya tulis,dalam hal ini novel yang menarik akan memnerikan dampak yang luas pada pembaca dan penulisnya.



Apa saja kiat agar menulis sebuah karya fiksi yang menarik dan berhasil? Berikut kiat dari penulis novel best seller Indonesia, Asma Nadia.

Kunci tulisan menarik

1.       Ide

Mengawali sebuah proses menulis adalah ide yang menarik. Carilah sesuatu yang baru, yang belum pernah dibahas. Ide ini akan menjadi nafas suatu karya tulis kita. Usahakan ide yang baru dan jarang diangkat. Mencari sumber ide dapat kita lakukan dengan rajin membaca koran atau majalah. Dari sana akan kita dapati kisah-kisah nyata yang dapat dijadikan ide cerita yang menarik. Misalnya kisah Tenaga Kerja Indonesia, kisah polemic rumah tangga, dan lain-lain.
 

2.       Carilah topik yang bisa membuat banyak orang terkait. Topik yang dapat dicerna masyarakat atau calon pembaca secara luas. Jika topik nya dekat dengan banyak orang maka dapat dengan mudah karya tulis kita dipahami oleg pembaca.

 

3.       Teknik Penyajian

 

Setelah ide dan topik yang menarik kita dapatkan, hal yang penting adalah menyajikannya atau menuangkannya dalam sebuah karya tulis. Nah, bagaimana Teknik penyajian yang baik? Berikut poin-poin nya:

a.       Judul yg menarik. Berikan judul semenarik mungkin karena judul adalah gerbang awal pembaca memilih apakah lanjut membaca atau stop diawal karena judulnya kurang menarik.

b.       Memiliki konflik yang kuat. Kalau non fiksi gagasan yang kuat.

c.       Setting. Setting adalah suasana,lokasi suatu kisah. Agar kisah suatu karya tulis tidak monoton dan membosankan,carilah setting yang berbeda dari biasanya,misalnya diluar negeri, dirumah sakit, dipinti jompo dan seterusnya. Akan lebih baik baik jika penulis melakukan riset sebelum menggunakan suatu setting pada karya tulisnya sehingga setting yang digambarkan akan lebih nyata dan hidup dalam kisah tersebut.

d.       Penokohan yang kuat. Buat tokoh yang memiliki karakter berbeda-beda dan kuat. Cara nya untuk bisa memiliki tokoh dengan karakter berbeda adalah membaca banyak cerita lain.

e.       Bentuk cerita. Bentuk cerita yang menarik agar pembaca betah menyelesaikan karya tulis hingga halaman terakhir.

f.        Ending yang menarik. Suatu ending yang kuat dapat membuat kisah dalam karya tulis kita menjadi tak terlupakan dan akhirnya menjadi suatu maha karya best seller.

Nah, gampang kan? Yuk mulai menulis karya kita masing-masing, karena karya tulis akan menjadi warisan kita kepada generasi penerus dan inspirasi bagi generasi saat ini. Selamat menulis teman-teman.



Komentar

  1. Sangat bermanfaat infonya Bu, jadi semangat buat nulis

    BalasHapus
  2. Mantap Bu..., sukses dan terus berbagi lewat tulisan yang bermanfaat ya Bu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk kita saling berbagi hal yang bermanfaat bu

      Hapus
  3. Semangat berbagi.. 👌👌👌

    BalasHapus
  4. Keren Bu tulisannya, sangat memotivasi
    Sukses ke depannya bu

    BalasHapus
  5. Siap ma'am. Siap diterapkan. Terimakasih Ma'am Ruth informasinya👍👏

    BalasHapus
  6. Mau...jadi penulis....
    Mantul...

    BalasHapus
  7. Keren mom ruth....terus belajar dan belajar...

    BalasHapus
  8. semangattt bu ruth... singgah ya bu https://msryani.blogspot.com/

    BalasHapus
  9. Keren mom...tetap semangatss....

    BalasHapus

Posting Komentar