Haloo pembaca setiawan dan setiawati dari blog ini. Kembali lagi Penulis menyampaikan pengalaman selama mengajar jarak jauh dikarenakan pandemi covid 19. Banyak pengalaman seru dan menarik, baik sebagai guru yang menjadi host maupun sebagai peserta webinar.
Berikut pengalaman saya:
Pengalaman Vidio Konferensi Sebagai Guru:
a. Konferensi video membutuhkan persiapan awal dan akhir. Persiapan awal adalah memastikan perangkat hardware dan software tersedia dengan baik. Hardware misalnya laptop atau HP (pastikan batrai penuh, sumber listrik tersedia), headset, ruangan, dan sebagainya. Software misalnya materi presentasi (powerpoint,quiz,brainstorming), telah dipersiapkan, link pertemuan telah disebar sebelum hari H, dan sinyal memadai juga sangat menentukan kesuksesan konferensi video. Selain itu penentuan waktu mengadakan konferensi video juga perlu dipertimbangkan. Saya mengadakan konferensi video hanya untuk setengah jam atau paling lama 45 menit karena mempertimbangkan efisien dan siswa tidak bosan.
Sebagai guru, saya
tidak hanya memberi ilmu mata pelajaran Bahasa Inggris, namun seringkali
mengajarkan dan mengingatkan siswa saya untuk belajar berbicara bergantian,
mematikan dan menghidupkan microphone dan berbicara dengan sopan selama
konferensi video.
Pengalaman Video Konferensi Sebagai Peserta Webinar:
b. Sebagai
peserta webinar saya merasakan konferensi video sangat bermanfaat untuk
membantu dalam mendekatkan jarak antara peserta. Saya yang berada di provinsi
Riau dapat satu room dengan peserta dari Papua sangat merasa senang dapat
berbagi dan berdiskusi langsung.
Dalam hal teknis komunikasi saya juga mulai belajar bergantian berbicara dan selalu ingat untuk mematikan microphone saat tidak berbicara. Sebagai peserta yang perlu juga saya perhatikan adalah mengenai jadwal atau waktu. Saya merasa perlu mengaktifkan reminder agar tidak lupa pada webinar dan berusaha untuk masuk room beberapa menit sebelum webinar dimulai. Demikian juga pada halnya software, terkadang saya merasa terkendala pada sinyal yang tidak mendukung sehingga terlempar keluar dari room.
Baik sebagai guru maupun sebagai peserta webinar, pengalaman adalah guru terbaik. Penggunaan teknologi canggih sebaiknya mengikuti kaidah etika dan etiket.


.antap Bu
BalasHapusMantap Bu Ruth...
BalasHapus