Model Pembelajaran SOLE dalam Materi Present Continous Tense Kelas VIII SMP



Pada pembelajaran jarak jauh saat pandemi ini, guru harus mampu menciptakan proses pembelajaran yang dapat dilaksanakan namun tetap mencapai tujuan pembelajaran. Tentu saja penulis sebagai guru yang bertanggung jawab atas tugasnya mencari cara dan memahami model pembelajaran yang  paling tepat dengan tetap mengingat kondisi siswa dan sarana prasarana yang ada,

SOLE is the answer!!
Self Organized Learning Environment menjadi salah satu pilihan dalam proses pembelajaran dimasa pandemi dan dengan kurikulum darurat nasional, disandingkan dengan kondisi baik siswa, Penulis sebagai guru dan sarana prasarana pendukung lainnya.  Mari kita simak bagaimana pengalaman Penulis dalam mengimplementasikan model pembelajaran SOLE dalam materi Present Continous Kelas VIII SMP. 

Tahapan Yang Dilakukan
1. Sebelum memutuskan menggunakan metode pembelajaran ini, maka tentunya Penulis melakukan sedikit penjelajahan ke sibatik.kemdikbud.go.id. http://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/

2. Menyandingkan model pembelajaran dengan tujuan pembelajaran. Karena dalam kurikulum nasional khusus nya dalam 3.4 adalah mengidentifikasi fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan memberi informasi kegiatan yang sedang berlangsung (penggunaan present continous tense).

3, Penerapan. Tahap ini adalah pengimplementasian model pembelajaran SOLE dalam pembelajaran.

4. Evaluasi.

Lebih Rinci Dari Pengimplementasian SOLE

1. Question
Pada tahapan ini, Penulis memberikan pertanyaan : how can we tell the activity which is on going? Pertanyaan tidak perlu banyak dan Penulis usahakan se simple mungkin.

2. Investigation : Penulis mengarahkan siswa menuju ke Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar, atau ke TV Edukasi dengan fitur Video On Demand di materi bahasa Inggris. 

Silakan klik link ini untuk menuju sumber belajar yang dapat kita gunakan sebagai pendukung tahap investigation. 

Atau silakan langsung menuju portal Rumah Belajar disini.
Pada tahap ini Penulis memonitor dan tidak hanya memberi tugas dan melepaskan begitu saja. Strategi memonitor adalah mengumpulkan buku tulis atau catatan siswa dan buku latihan mereka yang berisi dua atau tiga kalimat utuh present continous tense. Penulis memberi penguatan dan feedback dari kalimat siswa. 

3. Review : Siswa mempresentasikan hasil temuannya berupa kalimat lengkap berupa kalimat yang sudah benar pengunaan present continous tense. 

PENILAIAN SISWA DALAM PENGIMPLEMENTASIAN SOLE 

Dalam proses pembelajaran ini, ada banyak sekali tahap yang bisa dijadikan kesempatan untuk menilai baik segi kognitif, psikomotor dan afektifnya. 

Penilaian Koginitif 

formatif pada akhir proses belajar, berupa beberapa soal berbentuk pilhan ganda.

Penilaian Keterampilan (Psikomotor)

pengucapan (pronunciation) dan intonation menjadi nilai keterampilan/ psikomotor

Penilaian Afektif 

sikap siswa dalam tepat waktu pengumpulan tugas. 

Demikian berbagi pengalaman Penulis yang dapat dibagikan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.



Komentar